Didakwa Penyimpangan Seks

Minggu, 19 Agu 2012, 04:20:50 WIB, 320 View Robbi Aryanto, Kategori : Internasional

Texas - Memalukan! Seorang guru SMA di Amerika Serikat diadili karena berhubungan seks dengan empat muridnya sementara murid kelima merekam aksi mesum tersebut.

Wanita bernama Brittni Colleps tersebut dikenai sejumlah dakwaan, termasuk seks menyimpang dan hubungan tidak pantas antara pendidik dan pelajar.

Wanita berumur 28 tahun itu tadinya merupakan guru Bahasa Inggris di SMA Fort Worth, Texas. Di persidangan yang digelar hari ini seperti dilansir MyFoxDFW.com, Kamis (16/8/2012), terungkap bahwa terdakwa yang telah memiliki tiga anak itu, menggunakan pesan-pesan SMS untuk mendekati kelima pelajar putra tersebut.

Salah seorang remaja mengaku, dia dan Colleps berkirim 100 SMS dalam satu hari saat musim semi pada tahun 2010. Pesan-pesan itu kemudian kian menjadi-jadi sehingga akhirnya mereka sepakat untuk bertemu guna bercinta.

"Dia (Colleps) bilang dia mendambakan... bahwa saya punya sesuatu yang dia inginkan," kata remaja tersebut.

Diungkapkan remaja laki-laki tersebut, dalam satu kesempatan, empat remaja berhubungan intim dengan bu guru yang telah dipecat tersebut. Para remaja tersebut sebenarnya sudah bisa digolongkan dewasa, namun hukum melindungi para pelajar dari hubungan dengan seseorang yang jabatannya lebih tinggi, dalam hal ini guru.

Seorang remaja lainnya merekam adegan seks tersebut dengan video telepon genggamnya. Video tersebut diputar di persidangan.

Jika terbukti bersalah, Colleps terancam hukuman penjara maksimum 20 tahun. Suaminya, Christopher Colleps, seorang tentara AS, telah menegaskan bahwa dirinya akan terus mendukung istrinya dan bahwa mereka akan tetap mempertahankan rumah tangga mereka.



  Tentang Penulis

by : Robbi Aryanto
Designer Developer & Freelance, Padang , Indonesia
Robby is a student in Universitas Putra Indonesia \\\'YPTK\\\' Padang and web developer for design from Padang. He founded PHPmu in june 2013 and publishes new tutorials.


Minggu, 31 Jul 2016, 12:34:11 WIB Oleh : Robbi Aryanto 352 Kali Surat dari Dokter Norwegia untuk para pemimpin perang

Kamis, 24 Jul 2014, 09:15:57 WIB Oleh : Robbi Aryanto 690 Kali Iran Dorong Palestina Terus Lawan Israel Sampai titik Akhir

Rabu, 23 Jul 2014, 15:14:48 WIB Oleh : Robbi Aryanto 416 Kali Tampung Pengungsi Muslim Palestina terkena Serangan


Selasa, 23 Agu 2016, 10:26:08 WIB Oleh : Robbi Aryanto 342 Kali Hamas Sebut PM Israel seperti Hitler suka membantai

Selasa, 23 Agu 2016, 10:25:48 WIB Oleh : Robbi Aryanto 257 Kali Inggris Bela Serangan Roket Hamas

Rabu, 23 Jul 2014, 14:37:32 WIB Oleh : Robbi Aryanto 269 Kali Unjuk Rasa Anti-Yahudi Dikecam Eropa


Silahkan Buat akun atau Login untuk Berkomentar dari web!

0 Comment


Oleh : Robbi Aryanto Iran Dorong Palestina Terus Lawan Israel Sampai titik Akhir Pada : Kamis, 24 Jul 2014, 09:15:57 WIB 690 Kali

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei menyampaikan pernyataan kontroversial terkait...


Oleh : Robbi Aryanto Tampung Pengungsi Muslim Palestina terkena Serangan Pada : Rabu, 23 Jul 2014, 15:14:48 WIB 416 Kali

GAZA - Agresi Israel di Gaza meninggalkan duka mendalam bagi warga Palestina. Tidak hanya...


Oleh : Robbi Aryanto Usai Bertempur, Tentara Israel Hilang di Gaza Pada : Minggu, 31 Jul 2016, 13:22:26 WIB 365 Kali

Melansir Boston Herald, Selasa (22/7/2014), pejabat pertahanan Israel mengatakan, tentaranya...


Oleh : Robbi Aryanto Surat dari Dokter Norwegia untuk para pemimpin perang Pada : Minggu, 31 Jul 2016, 12:34:11 WIB 352 Kali

Seorang dokter asal Norwegia menulis surat kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama. Surat...


Oleh : Robbi Aryanto Iran Dorong Palestina Terus Lawan Israel Sampai titik Akhir Pada : Kamis, 24 Jul 2014, 09:15:57 WIB 690 Kali

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei menyampaikan pernyataan kontroversial terkait...


Oleh : Robbi Aryanto Tampung Pengungsi Muslim Palestina terkena Serangan Pada : Rabu, 23 Jul 2014, 15:14:48 WIB 416 Kali

GAZA - Agresi Israel di Gaza meninggalkan duka mendalam bagi warga Palestina. Tidak hanya...